DetikONE_Asahan, Koalisi Independen yang tergabung dengan Koalisi LSM. TUMPAS dan LSM. Gerakan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Rakyat (GAMPKER) unjukrasa Ttutup Hiburan Malam di kantor Satpol PP kabupaten Asahan, Kamis (12/02/26)
Dalam unras tsb, Andri, SP koordinator lapangan (Korlap) Aksi mengatakan bahwa semakin maraknya Tempat Hiburan Malam di tengah-tengah masyarakat Kota Kisaran Timur Kabupaten Asahan
Pasalnya, para Pengusaha tersebut " Merasa Telah Kebal Hukum , sehingga dapat berbuat sesuka hati mereka saja misalnya tidak mau" Mengikuti / Mengindahkan apa yang telah di atur dalam Peraturan Daerah ( Perda ) No. 01 tahun 2018 yang diantaranya waktu Operasional pukul 23 : 50. Namun kenyataannya mereka tetap buka hingga larut Pagi. Begitu juga terkait Minuman Alkohol serta Perempuan Penghibur. " Geram Andri SP
Lebih lanjut Mengatakan" agar Permasalahan THM ( Tempat Hiburan Malam ) bisa segera diberi Sanksi Tegas, Misalnya Menyegel / Menutup Secara Permanen THM tersebut. Karena bukan tidak mungkin Lokasi THM di jadikan Ajang Peredaran Narkoba, lalu gimana nanti nya Generasi Muda Asahan ? Jelas Hal ini menjadi kekhawatiran para orang tua " Ungkap Andri S.P. ( 12 / 2 ).
Ditengah Aksi UNRAS yang sedang berlangsung Sekretaris Satpol PP Kab. Asahan Indra Rambe " Memberikan Penjelasan dengan menyikapi Persoalan Tempat Hiburan Malam , bahwa Satpol PP Asahan telah memberikan Surat Teguran kepada para Pengusaha THM agar lebih bisa mengikuti apa yang telah diatur dalam Peraturan Daerah ( Perda ) No. 01 tahun 2018 ".
Selanjutnya " Jika Para Pengusaha tetap tidak mengindahkan surat peringatan atau Himbauan yang telah kita buat maka akan mengambil langkah tegas yaitu dengan Menyegel / Menutup Usaha tersebut secara Permanen .
Dan kami ( SATPOL-PP ) juga Mengharapkan Peran Serta Seluruh Elemen Masyarakat Asahan Khususnya pada kalian yang Peduli dengan Asahan setidaknya saya Pribadi Mengapresiasi Keinginan kita untuk Jadikan Asahan lebih seperti Visi dan Misi Pemkab Asahan , yaitu Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan " Ungkap Indrpendemk.
Selesai dikantor SATPOL-PP Asahan, Para Pendemo Mendatangi Kantor DPRD Asahan dengan Berharap bisa Menyampaikan Aspirasi ke Wakil Rakyat tersebut. Namun Hal yang didapati di kantor DPRD tidak ada Seorangpun baik Anggota, atau Pimpinan DPRD, maupun Pegawai sekretariat kantor DPRD tidak berada di kantor untuk aspirasi dari para pendemk.
Toni Chaniago sebagai Kordinator Aksi dari LSM TUMPAS ( Tuntutan Masyarakat Peduli Asahan ) menyayangkan dan kecewa dengan Kinerja para anggota DPRD Asahan dan pegawai sekretariat terlihat gedung DPRD Asahan begitu megah ini , ternyata tidak berbeda dengan Kuburan. Alias Sunyi.
Tanpa ada seorang pun baik dari Anggota dan Pimpinan DPRD sampai kepada Pegawai Negeri yang ada di Kantor Sekretariat DPRD Asahan ini..' yang kemudian mengajak rekan rekan melakukan Sweeping..namun Hasilnya memang tidak ada berada di kantor DPRD Asahan, kesal toni (Tim)



