SANGAT NYARIS: Pegawai P3K Paruh Waktu Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan Belum Terima Gaji

 


Asahan_DetikONE – Nasib memprihatinkan dialami oleh para Pegawai P3K Paruh Waktu di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan. Hingga saat ini, mereka mengaku belum menerima gaji sejak mulai bertugas. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang tenaga kependidikan yang lulus seleksi P3K Paruh Waktu kepada awak media, Kamis (2/4/2026).

Menurut informan yang enggan disebutkan namanya, alias 'X', sejak dilantik pada bulan Desember 2024 lalu hingga kini, sudah tiga bulan penuh masa kerja mereka belum digaji. Kondisi ini dirasakan tidak hanya oleh tenaga pendidik (guru), tetapi juga tenaga kependidikan lainnya seperti staf administrasi, operator sekolah, dan pengelola perpustakaan.

"Di dalam Surat Keputusan (SK) kami tidak dicantumkan besaran gaji yang diterima. Biasanya rincian gaji tersebut tertera di Perjanjian Kontrak Kerja yang berlaku selama satu tahun. Namun sampai saat ini, kami belum pernah dipanggil atau diminta menandatangani kontrak kerja tersebut," ungkap X.

Lebih lanjut ia menambahkan, kondisi ini sangat kontras jika dibandingkan dengan dinas lain di lingkungan Pemkab Asahan. Di instansi lain, para pegawai P3K Paruh Waktu dikabarkan sudah menandatangani kontrak dan menerima hak mereka.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Nomor 6 Tahun 2026, pembayaran gaji bagi pegawai P3K Paruh Waktu dapat dialokasikan dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, aturan tersebut seolah belum bisa menjadi solusi nyata bagi mereka.

"Bagaimana nasib kami ini? Apalagi saat lebaran kemarin, kami sangat membutuhkan biaya untuk sekadar membeli baju anak-anak, tapi tidak ada uang karena belum digaji. Saya sebagai kepala rumah tangga, satu-satunya pencari nafkah sementara istri mengurus rumah, merasa sangat terbebani," keluhnya dengan nada sedih

Ia juga menegaskan kekecewaannya atas sistem yang berlaku. "Prinsipnya kan kerja dulu baru dibayar. Kami sudah dituntut bekerja maksimal, mengabdi penuh, tapi hak kami sebagai pekerja tidak kunjung cair," kesal X.

Melalui media ini, para pegawai P3K Paruh Waktu berharap ada perhatian serius dari Bupati Asahan. Mereka meminta agar masalah ini segera diberikan titik terang dan solusi, agar gaji mereka bisa segera cair untuk memenuhi kebutuhan hidup dan menafkahi keluarg

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama