LSM GAMPKER Dan TUMPAS Geruduk Kantor Kacabdis Wilayah V dan Kejaksaan Negeri Asahan

DetikONE_Asahan, Puluhan Pemuda yang tergabung dalam LSM Tuntutan Masyarakat Peduli Asahan ( TUMPAS ) Bersama LSM GAMPKER ( Gerakan Masyarakat Peduli Kesejahteraan Rakyat ) Melakukan Aksi Damai di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan          (CabDisdik ) Wilayah V Sumatera Utara. Kamis  (30/01/2026).

Dalam tuntutan dari Ke 2 LSM tersebut meminta Gubernur Sumut Melalui Kadis Pendidikan Sumut agar segera mengevaluasi Kinerja Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V yang diduga tidak Pro Aktif dalam mengawasi kinerja para Kepala Sekolah yang ada di Wilayah V yaitu Batubara, Asahan dan Tanjung Balai. 

Kordinator Aksi UNRAS Andri S.P menjelaskan bahwa Kacabdisdik Wilayah V Sumatera Utara Harus bisa Mengoptimalkan kinerja Kepala Sekolah khususnya terkait penggunaan Anggaran Dana BOS. 

Hal ini dipertegas dengan adanya LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) BPK RI Perwakilan Sumut No. 36.A/ LHP/VIII.MDN / 05./ 2025 tanggal 22 Mei 2025 " terkait adanya pembayaran yang tidak sesuai ketentuan yaitu Sebesar Rp. 1.633.166.708.05,- dan yang telah dikembalikan sebesar Rp. 778.925.688.91. Namun yang Belum di kembalikan sampai saat ini sebesar Rp. 854.441.019.14. termasuk diantara nya SMAN 1 Kisaran Sebesar Rp. 177.504.000,- " Jelas Andri S.P di hadapan Wartawan..

" kami, tidak ingin lagi nantinya mendengar adanya keluhan,. Keberatan dari orang tua Siswa atau pun Wali Siswa terkait Besarnya Uang Bulanan yang Wajib di Bayar oleh Siswa, jika tidak di bayar tidak di Perbolehkan mengikuti Ujian, atau adanya Biaya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB ) yang memberatkan keuangan bagi orang Tua atau Wali Siswa. 

" tolong Sampaikan kepada Kacabdisdik, kami akan datang Minggu depan dan meminta Kacabdisdik Yahfizam Parinduri untuk berani nemanggil para kepala Sekolah SMAN/ Swasta, SMKN / Swasta yang ada di Wilayah kerja nya", tegas andre 

Selanjutnya UNRAS di depan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah V yang diterima oleh salah seorang Staff. M. Rizky dengan menerangkan bahwa Kacabdisdik Yahfizam Parinduri sedang ada Tugas Dinas ke Provinsi. 

Setelah mendengar penjelasan tersebut,.massa bergerak ke Kantor Kejaksaan Negeri Asahan,. Dalam Orasinya Ketua LSM TUMPAS Toni Chaniago Menyampaikan" Kajari harus Mempublikasikan, atau Mengekspos Hasil Pemeriksaan Terhadap Para Kepala Sekolah yang Baru Baru ini kami Dengar Telah Memenuhi Panggilan Pemeriksaan oleh Kejaksaan Negeri Asahan" Teriak Toni Chaniago di depan Kantor Kejaksaan Negeri Asahan. 

Sambil Menambahkan Aksi Kali ini kita Sengaja, Menampilkan Aksi Badut,. dengan Harapan " Kinerja Kejaksaan Negeri Asahan jangan Seperti Badut, di anggap main - main atau Terkesan Lucu - Lucu oleh Oknum Oknum yang di duga menjadi Koruptor di Kab. Asahan khususnya." tegas Toni Chaniago. 

Aksi Pendemo pun ditemui oleh Kasi Intel Kejaksaan Negeri Asahan H. Manurung yang Memberikan Klarifikasi, bahwasanya Benar adanya pihak Kejaksaan Negeri Asahan telah memanggil Beberapa Kepala Sekolah terkait Hasil Temuan BPK RI tersebut..dan nanti nya akan segera disampaikan Hasil Pemeriksaan nya tersebut kepada Publik " Terang Kasie Intel Kejaksaan Negeri Asahan H. Manurung dihadapan Para Pendemo dan Wartawan.

Setelah Mendengar Penjelasan tersebut Para Pendemo membubarkan diri dengan Tertib, Mereka Meminta " Keseriusan Kejaksaan Negeri Asahan untuk dapat Memberikan Efek Jera bagi para Pelaku Koruptor ". Jika tidak ada kabar dari Perkembangan nya, Kami Pastikan akan Kembali Menyuarakan Aspirasi kami di depan Publik. " Sambung Toni Chaniago sambil Berlalu dari Kantor Kejaksaan Negeri Asahan. (BS)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama